Lagi-lagi Drop

10 Juni 2019

Hari pertama masuk kerja. Aduhai rasanya. Kantor pun sudah berdebu tebal. Pekerjaan pertama yang harus dilakukan adalah membersihkan area kerja. Mau-tak-mau. Walaupun kondisi badan sedang drop, tapi kucoba untuk menguatkan diri. Alhasil, apalah daya, badan ini tumbang kapten. Aku tak kuat lagi untuk bekerja setelah setengah hari di kantor. Memegang obeng pun gemetaran—mengesampingkan tremor yang sering aku alami.

Akhirnya, aku pun menyerah. Memilih pulang sebelum badan ini semakin parah. Ah … mungkin badan ini sedang letih. Namun, jika dipikir-pikir, pekerjaanku pun tak terlalu banyak saat di tempat kakung. Selama perjalanan udara pun aku duduk tak terlalu lama. Itu juga tak sampai setengah hari perjalanan. Tapi, kok bisa badan ini drop?! Ya … mungkin pikiranku yang sedang lelah. Tapi, entahlah apa yang dipikirkan.

Rasa-rasanya, pikiran pun kacau saat badan sedang drop seperti ini. Tak dapat berpikir jernih dan berat. Dan …huft-nya, si doi ngajakin ketemuan. Mau balas pesan darinya kepala ini kepalang berat sekali. Hingga akhirnya aku memutuskan untuk tak mengaktifkan handphone dan benar-benar istirahat total.

Leave a Reply

Your e-mail address will not be published. Required fields are marked *