Month: April 2019

AKU TANPA HATI

Salah satu kata yang membuat hati dongkol: ter-tipu. Entahlah, saat tertipu pun masih bisa ter-senyum. Antara senyum miris dan geli. Alangkah-alangkahnya. Penipu itu memang cerdas. Cerdas. Sangat cerdas. Seribu satu macam cara pasti sudah terpikirkan olehnya. Jika tidak berhasil yang ini, masih bisa menggunakan cara yang itu, alternatif lain cara yang ini-itu, jika tidak cara-cara …

LAGU SADIS

Perjalanan Lubuklinggau-Jambi hari ini bisa dikatakan sadis, kejam, nan menggelitik. Kok bisa? Playlist lagu yang diputar selama perjalanan sangat menggugahku. Walaupun lagu yang diputar bukanlah lagu-lagu terbaru. Namun, dari sebagian besar playlist lagu tersebut aku mengetahui dan aku menikmatinya. Menikmatinya tempo dulu dan tempo sekarang. Jujur saja, aku penikmat irama lagu, bukan penikmat lagu secara …

AKU INGIN MENJADI MATAHARI

Pagi buta ini, dingin. Cuaca mendung, berawan, namun tak gelap. Matahari masih berusaha menampakkan sinarnya seterang-terangnya, sehangat-hangatnya. Matahari memang begitu, ia tak peduli dengan apa yang terjadi. Yang terpenting adalah ia bisa hadir dan berguna. Entah apakah bumi mengingatnya atau tidak? Entah bumi menginginkannya atau tidak? Yang terpenting Matahari tetep memberi tanpa pamrih. Mungkin Matahari tak …

KATA NENEKNYA

Aku terlanjur letih. Mataku terpejam tanpa disadari. Sepertinya aku tertidur sesaat setelah pesawat lepas landas. Ah … aroma pesawat ini membuatku tenang. Aku tertidur dengan tenang. Tak tahu berapa lama. Aku rasa, ini hal yang wajar. Minggu ini, kegiatanku terlampau padat. Pekerjaan kantor, urusan keluarga, belum lagi urusan kegiatan yang lainnya. Hem … jika memungkinkan, …

SEKEJAM ITUKAH CINTA?

Di bawah terik matahari pagi, aku terduduk, temangu dalam diam. Di bawah pohon rindang tepatnya. Pikiranku melesat beberapa menit ke belakang.   Saat itu, aku mengantar Dodi ke Stasiun Banyuwangi Baru, sekaligus menemaninya menunggu kereta yang akan ia tumpangi. Ia akan berangkat ke Yogyakarta untuk sebuah kepentingan yang teramat penting baginya. “Ini masalah hati, Bro!” …

KETIKA AKSARA MENJADI HIDUP, BERNYAWA, DAN BERNAPAS

Ketika aksara benda menjadi hidup, bernyawa, dan bernapas.   Sedari malam tadi mataku tak bisa tertutup lama. Mungkin hampir setiap jam aku terjaga. Membuka mata lamat-lamat kemudian diam seribu bahasa. Aku melihat pria di sampingku ia tidur seperti tak bernyawa. Aku juga memperhatikan orang yang berada di dekatku mereka masih dalam keadan tertidur lelap, sama.   …

MENGHARGAI KEBOSANAN

Pernahkah kamu merasakan bosan dalam hidupmu? Pernahkah kamu merasa tak mempunyai semangat hidup dalam hari-harimu?   Jika pernah, maka kamu perlu menjawab empat pertanyaan ini: apakah kamu sudah bersyukur hari ini? Apakah kamu sudah memikirkan apa tujuan hidupmu? Apakah kamu sudah mempunyai cita-cita? Apakah kamu mempunyai mimpi? Jika semua jawaban di atas adalah ‘belum’. Maka …